Address
Pergudangan CIP Omega 3, Sidoarjo - Jawa Timur
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
Pergudangan CIP Omega 3, Sidoarjo - Jawa Timur
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM


Gearbox cepat panas adalah salah satu masalah paling sering terjadi di mesin industri. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan gear, bearing aus, hingga gearbox jebol yang berujung pada downtime produksi. Banyak pengguna baru menyadari masalah ini ketika gearbox sudah berisik atau performanya menurun drastis.
Memahami penyebab gearbox panas, kapan harus diservice, dan bagaimana solusi yang tepat sangat penting agar gearbox tetap awet dan mesin bekerja optimal.
Gearbox yang mengalami kenaikan suhu berlebih umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
Beban kerja yang melebihi kapasitas desain gearbox menjadi penyebab paling umum. Ketika torsi aktual lebih besar dari spesifikasi, gesekan internal meningkat dan panas tidak bisa dilepaskan dengan baik. Selain itu, rasio gearbox yang tidak sesuai aplikasi juga membuat gearbox bekerja terlalu berat.
Faktor lain yang sering terjadi adalah oli gearbox yang tidak sesuai spesifikasi atau volumenya kurang. Oli berfungsi sebagai pelumas sekaligus pendingin. Oli yang kualitasnya rendah, salah viskositas, atau sudah terkontaminasi akan membuat suhu gearbox cepat naik.
Banyak pengguna menunda service karena gearbox masih bisa berputar. Padahal, ada beberapa tanda awal yang tidak boleh diabaikan.
Jika housing gearbox terasa sangat panas saat disentuh, suara menjadi lebih kasar dari biasanya, muncul getaran berlebih, atau tercium bau oli terbakar, itu adalah indikasi kuat bahwa gearbox sudah perlu diservice. Kebocoran oli di seal juga menjadi tanda bahwa komponen internal mulai aus.
Pada gearbox industri seperti Motovario dan Rossi Motoriduttori, tanda-tanda ini sebaiknya segera ditangani agar kerusakan tidak merambat ke gear dan bearing utama.
Secara umum, service gearbox dilakukan berdasarkan:
Untuk aplikasi berat seperti conveyor, mixer, atau crusher, pengecekan berkala setiap beberapa bulan sangat dianjurkan. Penggantian oli gearbox sebaiknya dilakukan sesuai rekomendasi pabrikan, terutama pada gearbox Motovario NMRV, Helical, Bevel Helical, maupun Rossi Gearbox Heavy Duty.
Solusi utama dimulai dari evaluasi spesifikasi gearbox. Pastikan rasio, kapasitas torsi, dan service factor sesuai dengan aplikasi. Dalam banyak kasus, gearbox panas bukan karena kualitas, tetapi karena salah pilih tipe.
Penggunaan oli gearbox yang direkomendasikan pabrikan sangat penting. Motovario dan Rossi Motoriduttori memiliki standar oli tertentu untuk menjaga performa dan pendinginan optimal. Mengganti oli secara berkala juga membantu menurunkan suhu kerja gearbox.
Selain itu, lakukan alignment ulang antara motor dan gearbox, pastikan ventilasi area kerja cukup, dan hindari overload berkepanjangan.
Gearbox Motovario dikenal dengan desain housing yang baik dalam pelepasan panas serta material gear yang presisi, sehingga lebih stabil pada suhu kerja tinggi. Sementara itu, Rossi Motoriduttori dirancang untuk aplikasi heavy duty dengan efisiensi mekanis tinggi, membuat panas akibat gesekan lebih terkendali.
Dengan pemilihan tipe yang tepat dan perawatan rutin, kedua brand ini terbukti lebih awet dan minim masalah overheating dibanding gearbox standar tanpa perhitungan teknis yang matang.
Hangat masih normal, tetapi jika terlalu panas hingga sulit disentuh, itu tidak normal.
Bisa membantu, tetapi jika spesifikasi gearbox tidak sesuai, panas tetap akan muncul.
Biasanya karena salah rasio, overload, atau salah jenis oli.
Ya, jika dipilih sesuai aplikasi dan dirawat dengan benar.
Jika Anda mengalami gearbox cepat panas, berisik, atau sering bermasalah, jangan tunggu sampai rusak total.
⚙️ gearmotorelectric.com
Di bawah naungan PT. Multi Teknik Telaga Indonesia, kami menyediakan:
📞 Hubungi tim kami sekarang untuk solusi gearbox yang lebih awet, dingin, dan sesuai aplikasi industri Anda.