Cara Memilih Gearbox yang Tepat untuk Conveyor Industri

Dalam sistem conveyor industri, gearbox memegang peranan penting sebagai pengatur torsi dan kecepatan agar proses pemindahan material berjalan stabil dan aman. Kesalahan dalam memilih gearbox conveyor dapat menyebabkan masalah serius seperti motor cepat panas, gearbox berisik, umur pakai pendek, hingga downtime produksi. Oleh karena itu, memahami cara memilih gearbox yang tepat untuk conveyor industri menjadi hal yang wajib bagi pelaku industri.

Melalui gearmotorelectric.com di bawah naungan PT. Multi Teknik Telaga Indonesia, tersedia berbagai solusi gearbox dan gearmotor conveyor dari brand terpercaya seperti Motovario, Rossi Motoriduttori, Marelli Motori, MGM Brake Motor, dan Vermont, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi industri Anda.

1. Tentukan Beban dan Kapasitas Conveyor

Langkah pertama dalam memilih gearbox conveyor adalah mengetahui berat beban yang dipindahkan serta kapasitas kerja conveyor. Beban ringan, sedang, atau berat akan menentukan torsi gearbox yang dibutuhkan. Untuk conveyor dengan beban berat atau material bulk, diperlukan gearbox dengan torsi besar dan konstruksi kokoh.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memilih gearbox hanya berdasarkan daya motor, tanpa memperhitungkan torsi aktual yang dibutuhkan conveyor.

2. Perhatikan Kecepatan Conveyor (RPM Output)

Setiap conveyor memiliki kebutuhan kecepatan putar (RPM output) yang berbeda. Gearbox berfungsi untuk menurunkan RPM motor agar sesuai dengan kecepatan conveyor. Oleh karena itu, rasio gearbox harus dipilih dengan tepat agar conveyor tidak berjalan terlalu cepat atau terlalu lambat.

Rasio gearbox yang sesuai akan membuat sistem conveyor bekerja lebih efisien dan stabil.

3. Pilih Jenis Gearbox yang Sesuai Aplikasi

Tidak semua jenis gearbox cocok untuk conveyor. Berikut gambaran singkatnya:

  • Gearbox Worm (NMRV): Cocok untuk conveyor ringan hingga menengah, desain compact, dan biaya ekonomis.
  • Gearbox Helical / Bevel Helical: Cocok untuk conveyor dengan beban menengah hingga berat, efisiensi tinggi dan torsi besar.
  • Gearbox Planetary: Digunakan untuk conveyor heavy duty dengan beban sangat berat dan duty cycle tinggi.

Pemilihan jenis gearbox yang tepat akan berdampak langsung pada umur pakai sistem conveyor.

4. Sesuaikan Posisi dan Arah Pemasangan

Gearbox conveyor tersedia dalam berbagai posisi mounting, seperti foot mounted, flange mounted, maupun shaft mounted. Selain itu, arah putaran dan posisi poros juga harus disesuaikan dengan desain conveyor agar instalasi berjalan optimal dan tidak membebani gearbox.

Konsultasi teknis sangat disarankan pada tahap ini untuk menghindari kesalahan pemasangan.

5. Pertimbangkan Duty Cycle dan Jam Kerja

Untuk conveyor yang beroperasi 24 jam nonstop, dibutuhkan gearbox dengan kualitas material dan sistem pelumasan yang baik. Gearbox untuk duty berat harus mampu bekerja dalam waktu lama tanpa mengalami overheat atau penurunan performa.

Brand seperti Rossi Motoriduttori dan Motovario dikenal memiliki gearbox yang andal untuk operasi industri jangka panjang.

6. Gunakan Motor Electric yang Sesuai Standar IEC

Gearbox yang baik harus mudah dikombinasikan dengan motor electric standar IEC, baik motor 3 fasa maupun motor dengan brake. Hal ini memudahkan perawatan, penggantian motor, serta integrasi dengan inverter.

Melalui gearmotorelectric.com, gearbox conveyor dapat dipadukan dengan motor Marelli Motori, MGM Electric Brake Motor, maupun Vermont Motor sesuai kebutuhan aplikasi.

7. Pastikan Dukungan Sparepart dan After Sales

Selain spesifikasi teknis, faktor penting lainnya adalah ketersediaan sparepart dan dukungan after sales. Gearbox conveyor yang digunakan di industri harus memiliki sparepart yang mudah didapat agar tidak mengganggu proses produksi saat terjadi perawatan atau penggantian komponen.

gearmotorelectric.com di bawah PT. Multi Teknik Telaga Indonesia menyediakan dukungan teknis, sparepart, serta layanan konsultasi untuk kebutuhan gearbox conveyor industri di seluruh Indonesia.


FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Gearbox Conveyor

Tergantung pada beban dan jam kerja. Untuk beban ringan bisa menggunakan gearbox worm, sedangkan beban berat disarankan gearbox helical atau planetary.

Cocok untuk conveyor ringan hingga menengah, namun untuk efisiensi tinggi dan beban berat, gearbox helical lebih direkomendasikan.

Rasio tergantung pada kecepatan conveyor yang diinginkan dan RPM motor. Konsultasi teknis sangat disarankan.

Bisa. Motor brake sangat disarankan untuk conveyor incline atau aplikasi dengan risiko back drive.

Gearbox conveyor dapat dibeli melalui gearmotorelectric.com di bawah PT. Multi Teknik Telaga Indonesia.

CTA – Konsultasi & Pemesanan Gearbox Conveyor

⚙️ Bingung menentukan gearbox yang tepat untuk conveyor industri Anda?
Tim teknis gearmotorelectric.com siap membantu Anda memilih gearbox dan gearmotor conveyor sesuai beban, RPM, dan aplikasi.

👉 Kunjungi gearmotorelectric.com
👉 Konsultasi spesifikasi & pemesanan resmi di bawah PT. Multi Teknik Telaga Indonesia

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *